Sabda rosululloh "berbicaralah yang baik atau DIAM"Psan ini mengajak kita bersikap aktif dalam kehidupan ataupun dalam pembicaraan namun harus dalam kebaikan.Sekarang begitu banyak diantara kita yang asal bicara,tanpa menilai apakah pembicaraannya itu baik atau buruk.Dan tanpa berfikir apakah bicara kita itu bernilai pahala atau bernilai dosa.Sesungguhnya lisan kita akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di akhirat ,jadi hendaknya berhati-hatilah jika berbicara.termasuk kita berbicara dengan hati kita sndiri apakah sedang membicarakan orang lain.Alangkah lebih baik hati kita di sibukan dengan berdzikir pada Alloh daripada bicara yang tidak-tidak.Lebih jauh lagi hendaknya kita aktif melangkah ketempat yang baik seperi ke majelis taklim,silaturahmi,atau menjenguk teman kita yang sakit.Dan jika tidak bisa lebih baik diam di rumah,itu lebih baik.pada dasarnya hidup kita harus aktif tidak pasip.Lisan kita harus berbicara,hati kita harus berbicara ,dan kaki kita juga harus aktif melangkah,karena memang itulah tugas kekalifahan dan kehambaan kita.Berbuat dan terus berbuat.Namun jika tidak bisa berbuat hal yang baik,lebih baik diam.Bukankah begitu seharusnya......
Jumat, 06 Mei 2011
Selasa, 03 Mei 2011
12.12
No comments
kegembiraanku di tengah kekalutan hatiku Lama sudah semenjak terakhir aku coba untuk menghidupkan yang lama sekali tidak bisa dan tak dapat aku jamah.Yang sebenarnya keinginan yang sangat mendalam,sehingga setiap saat aku gunakan syaraf-syaraf otak bagian kiriku untuk mencoba mengingat kata demi kata huruf demi huruf.Dan semua terbayar sudah.Namun,tatkala sebagian isi dalam otaku terang benderang ada sebagian lagi yg terus dilanda kalut dan tidak ada kepastian.Semua berawal dari sebuah kemauan dan tekat dapat mewujudkan sebuah cita-cita.Tapi teryata tidak ada sebuah apapun itu yg terjadi tanpa ad pengorbanan yang nyata.Dan harapan yang tetap tertanam kuat dalam hati,pasti ada ujungnya dan tidak lain harapan itu sebuah KEBAIKAN.
Senin, 28 September 2009
TERJADI LAGI....
00.10
No comments
mengapa...sekali lagi mengapa...semua itu kamu lakukan padaku,kamu yang senantiasa aku percaya dari mulai kita jumpa sampai sekarang walau tak jarang kamu membuat aku shock dengan semua tingkah lakumu da sikapmu kepadaku,tapi selalu aku memberi kepercayaan dan sebuah hati yang tulus untuk selalu mempercayaimu,namun kali ini mengapa dengan tidak sengaja kebohongan kamu terungkap kembali setelah kebohongan yang kemaren belum lepas dari ingatanku dan sekarang kamu ulangi lagi dan lagi..mau sampai kapan kamu akan berbuat begitu dan aakan berapa lagi kebohongan yang akan kamu tujukan kepadaku dan apakah kamu mau jadikan sebuah kebohongan memjadi hobby yang akan terus merongrong semua kepercayaan dalam hatiku ini dan apakah kamu belum merasa puas atas semua kebohongan-kebohongan yang lalu dan apakah cukup dengan kamu bilang "maaf aku tidak bermaksud bohong padamu"semua akan kembali lagi seperti semula tanpa ada raut penyesalan yang tersirat dari raut mukamu seolah-olah kamu telah terbiasa dan merasa tidak berdosa melakukan semua itu..??Tolong jawab dengan hatimu apakah kamu merasa benar-benar bersalah melakukan hal itu atau hanya sekedar omongan saja yang dengan mudah akan kamu lupakan dan esok kamu ulangi lagi kebohongan-kebohonga yang baru....??
Selasa, 02 Juni 2009
19.06
No comments
Siapa yang tak suka dengan hamparan taman bunga yang indah dan luas jg berwarna-warni?Jwbnya pasti suka.Tetapi jarang manusia yang mau dan rela untuk menanam tanaman bunga itu,bahkan yg terjadi adalah byk yang menanam tanaman yg sia2.Dan ibarat bunga adalah budi pekerti dan amal perbuatan kita semua.Artinya adalah ketika kita mau tersenyum,mau menolong,mau mengalah,mau sabar,dan sebagainya artinya kita bagaikan menanam banyak jenis bunga.
Minggu, 03 Mei 2009
Jumat, 24 April 2009
09.59
2 comments
Jalan hidup adalah sebuah arungan di samudra luas yang memerlukan seorang nahkoda yang bukan hanya handal tapi mengetahui arah yang akan di tuju,dan seorang nahkoda perlu mempunyai teman yang dapat dijadikan pendamping dalam menempuh perjalanan itu.
Langganan:
Komentar (Atom)







